Jumat, 31 Desember 2010

Download Kalendar 2011 (Bisa tambah photo sendiri)

HAppY New Year!!!


Karena banyak permintaan download kalendar 2011, maka kami dari HA-dir 25 Corp. menyediakan kalendar yang bisa Anda tambah photonya sendiri.


    Silahkan Download Disini...   

Tujuan Tempat Liburan Tahun Baru di Bandung

Untuk Anda yang ingin mengisi liburan tahun baru di Bandung, mungkin di bawah ini adalah 4 tempat paling favorit dan menarik yang bisa Anda kunjungi selama liburan di Bandung.

Suasana Lembang
Lembang, Kabupaten Bandung Barat
Tempat ini memang sudah sangat terkenal no. 1 untuk menjadi tempat bertahun baru Anda, karena di malam tahun baru Anda bisa melihat pesta Kembang api di pusat kota dari tempat ini. Selain itu, jagung bakar, sate kelinci, ketan bakar dan pisang cokelat keju di Lembang ini sangat terkenal dan makanan ini paling cocok menemani malam tahun baru Anda.


Ciwidey, Kabupaten Bandung
Tempat ini adalah tempat no. 2 yang ramai dikunjungi saat malam tahun baru, soalnya di beberapa resort di Ciwidey ini terdapat beberapa hotspring. Cocok untuk Anda yang tidak tahan dingin. Daerah ini memang sangat dingin saat malam hari, tapi dengan air panas yang ada disini, dingin yang dirasakan akan hilang dan suasana nyaman pun akan makin terasa di liburan Anda.

Suasana Dago
Dago, Kota Bandung
Di Dago (Sepanjang Jl. THR. Ir. Juanda) terdapat jejeran tempat menarik yang bisa Anda kunjungi. Dari Dago bawah terdapat jejeran FO (Factory Outlet) yang biasanya di momen tahun baru terdapat diskon besar-besaran, jadi Anda bisa belanja sepuasnya disana. Sedangkan di Dago atas terdapat tempat makan yang menawarkan keindahan di malam tahun baru.
Andai Anda pemacu adrenalin, Anda bisa pergi lebih atas lagi ke Dago Pakar. Disana terdapat  Taman Hutan Raya Ir. Juanda dan Gua Jepang & Belanda yang terkenal anker.


Gasibu, Kota Bandung
Ramainya Gasibu
Di lapangan milik Provinsi Jawa Barat (Depan Gedung Sate) ini biasanya menjadi pusat keramaian yang banyak dikunjungi orang. Karena biasnya disini ada hiburan yang biasnya mendatangkan artist Ibu Kota dan Lokal. Selain itu, akan ada peluncuran kembang api yang spektakuler saat waktu menunjukkan pukul 00.00 WIB yang menandakan awal pergantian tahun.

Minggu, 26 Desember 2010

Rangginang

Proses Penjemuran Rangginang
Renyah, gurih dan enak tentunya. Bagaimana tidak? Terbuat dari beras ketan yang sebelumnya telah diuleni kemudian dibumbui dan dibentuk sedemikian rupa, lalu dijemur di bawah sinar matahari. Setelah dijemur, kemudian di goreng hingga mengembang. Warnanya ada yang putih, kuning dan merah muda.

Makanan ini akan sering kita jumpai di daerah Kabupaten Bandung, tepatnya di Majalaya, Cikoneng (Ciparay), dan Banjaran. Di Kabupaten Bandung ini banyak sekali pabrik rumahan yang membuat Rangginang, bahkan malah menjadi makanan khas Kabupaten Bandung.

Rangginang
Untuk Anda yang berasal dari luar Bandung dan bahkan dari Luar Pulau Jawa tak usah khawatir kalau membeli Rangginang untuk oleh-oleh keluarga Anda di rumah, karena Rangginang ini biasanya dijual dalam bentuk mentah, jadi kita tinggal menggorengnya di rumah saja. Biasanya rangginang ini dijual per plastik atau per kaleng kerupuk. Harganya relatif terjangkau. Jadi rangginang ini merupakan panganan tradisional yang murah meriah.

Paling enak rangginang ini dimakan bersama sayur asem, sayur lodeh, lontong sayur dan makanan berkuah lainnya. Tapi dimakan biasa pun enak, apa lagi ditemani teh hangat.
Rangginang





Sabtu, 25 Desember 2010

Bandrek

Bandrek
Anda tahu Bandrek?

Minuman yang satu ini merupakan minuman yang berguna untuk menghangatkan badan. Apalagi saat cuaca sedang dingin atau hujan, minuman ini paling cocok menemani saat santai Anda di rumah. Minuman ini juga berkhasiat menghilangkan masuk angin. Jadi tidak usah minum obat warung yang banyak mengandung kimia.

Bandrek ini rasanya manis, hangat dan sedikit "spicy" atau pedas. Tak terbayangkan ada minuman yang rasanya pedas kan?
Minuman ini terbuat dari Gula merah, Gula putih, Jahe, Cabe Areuy, dan rempah lainnya. 

Yang membuat pedas pada minuman ini adalah Cabe Areuy. Sebenarnya Cabe Areuy  ini bukan cabe dalam arti sebenarnya, tapi karena rasanya pedas jadi disebut cabe oleh orang Sunda.

Bandrek Abah
Zaman dulu bandrek ini sering dijual di kedai-kedai bandrek, dan menjadi minuman wajib untuk orang tua di tatar Sunda saat akan pergi ke ladang atau sawah. Tapi seiring berkembangnya zaman, sekarang Bandrek digandrungi oleh generasi tua maupun muda. Dan bahkan sekarang ini, bandrek dikemas dalam bentuk instant. Ada yang berbentuk seperti syrup atau cair dan ada juga yang berbentuk bubuk instant.

Yang saya tahu sih, yang pertama membuat bandrek instant adalah "BANDREK ABAH" yang terkenal seantero Jawa Barat. Bandrek instant-nya ini berbentuk sejenis syrup yang dikemas dalam botol. Tapi sekarang ada juga dalam bentuk bubuk.
Bandrek Abah ini pusatnya berada di daerah Ciwidey, Kabupaten Bandung, tapi cabangnya sudah ada dimana-mana.






Bandrek My & Me
Selain Bandrek Abah, ada pula Bandrek yang bermerk "My & Me". Letaknya berada tidak jauh dari Bandrek Abah, yaitu berada di Jalan Raya Soreang. Bandreknya berbentuk bubuk, dikemas per sachet. Sedangkan gedung bangunan My & Me sendiri berkonsepkan Outlet dan disamping bangunan gedung tersebut terdapat Lapangan Futsal yang merupakan milik My & Me juga.

Selain semua Merk Bandrek yang ada di atas, masih banyak lagi Merk Bandrek lainnya. Seperti Bandrek Hanjuang, Star Bandrek, Bandrek MM, Bandrek Braga, dan lain-lain. (Maaf ya tidak bisa saya sebutkan satu per satu, terlalu banyak)

Mungkin sekian dulu deh tentang Bandrek nya, biarlah Anda yang mencoba semua varian Bandrek nya sendiri.






Jumat, 24 Desember 2010

Download Kalendar 2011








Buat Bandung Holics yang butuh Kalendar 2011 Versi Indonesia (Tanggal Merah Indonesia) + Penanggalan Hijriyah dan Jawa, Bisa download disini.


Oncom Milo

Ada satu lagi panganan unik khas Bandung, namanya Oncom Milo. Panganan ini terbuat dari oncom atau sejenis kacang yang minyaknya sudah diambil sebelumnya kemudian dicetak kotak-kotak dan diberi ragi hingga berjamur dan berwarna kekuningan.


Oncom
Kalau dilihat-lihat sih memang tidak ada menariknya, tapi bila oncom ini diolah menjadi bentuk makanan lain, rasanya pasti enak. Contohnya saja Oncom Milo ini, atau orang awam sering menyebutnya Oncom Goreng. Bentuknya mirip dengan Tempe Goreng yang tipis dan renyah itu. Rasanya renyah dan gurih, membuat kita ketagihan.
Oncom Milo / Goreng Oncom (Courtesy : www.agsfood.net)


Biasnya Oncom Milo ini bisa kita temui di pusat oleh-oleh jajanan Kota Bandung, seperti di Terminal Leuwi Panjang, Pasar Kosambi Bandung dan Pasar Baru Bandung. Kita bisa membeli Oncom Milo ini baik masih hangat atau sudah dalam bentuk bungkus satu kiloan. Soal harga, Oncom Milo ini termasuk murah. Jadi, Anda bisa membeli oleh-oleh lainnya untuk dibawa pulang.

Rabu, 08 Desember 2010

Awug

Lapak Awug
Awug adalah jajanan khas Bandung yang terbuat dari tepung beras, kelapa dan gula merah. Mirip dengan kue putu, bedanya kalau putu dikukus di dalam potongan bambu kecil sedangkan awug dikukus di dalam wadah yang berbentuk gunungan lancip, mirip gunungan nasi tumpeng atau dalam bahasa Sunda disebut Aseupan. Potongan gula merah dicampur sedemikian rupa sehingga berbentuk mozaik. Awug rasanya manis dan legit, beraroma daun pandan, lebih enak dimakan pada sore dan malam hari dalam keadaan masih panas.


Awug
Awug yang baru matang setelah dikukus langsung dipotong-potong dalam potongan kecil-kecil. Kemudian dibungkus dalam kotak. Satu kotak yang berisi sepuluh potongan harganya Rp 5000. Satu buah awug yang berbentuk lancip itu habis dalam seketika karena pembeli umumnya membeli beberapa kotak.

^-^

Kamis, 02 Desember 2010

Ali Agrem

Ali Agrem
Ali Agrem merupakan makanan sejenis kue tradisional yang terbuat dari tepung beras. Rasanya manis dan enak, bentuknya menyerupai Donat tapi lebih kecil. Bisa dibilang makanan ini adalah Donat-nya Indonesia, jadi yang "bulet-bulet bolong tengah'e" bukan donat saja, Ali agrem juga.

Dinamai Ali Agrem karena bentuknya seperti Ali atau Cincin yang melingkar. Ali Agrem ini merupakan makanan tradisional yang sangat unik. Biasanya disuguhkan untuk tamu-tamu atau saat ada pesta perkawinan.

Ali Agrem
Makanan khas Sunda ini sangat terkenal di Bandung, dan akan sering ditemukan di daerah yang masih asri, seperti daerah Ciwidey, Lembang, Ciparay, Majalaya dan Ujung Berung. Makanan ini akan sulit ditemukan di daerah perkotaan Bandung, karena makanan ini tersisihkan oleh makanan yang lebih modern seperti makanan siap saji atau makanan kemasan lainnya. Sangat disayangkan, padahal makanan ini bisa jadi lahan bisnis yang menarik, asal kita bisa mengakali makanan unik yang satu ini. Mungkin Anda bisa membuka outlet Ali agrem, dan menurut saya ini menarik sekali.

Bagi Anda yang belum sempat ke Bandung untuk mendapatkan panganan untuk sekedar dimakan atau untuk oleh-oleh, Anda bisa membuatnya sendiri. Caranya sangat mudah.


Resep Kue Ali Agrem :
Berikut adalah resep membuat Ali Agrem

Bahan :
Tepung beras yang baru 1 liter
Gula merah 400 gram
Garam 1/2 sendok teh
Air 100 ml
Kemiri (dihaluskan) 5 butir
Minyak untuk menggoreng

Cara membuat :
1. Rebus gula dan air hingga berambut, angkat.
2. Siramkan air gula ke atas tepung beras, aduk rata. Tambahkan garam dan kemiri, uleni hingga halus.
3. Panaskan minyak goreng, bentuk adonan seperti donat kecil. Goreng sampai kecoklatan.



Selasa, 30 November 2010

100% Love Indonesia (2)

Ada lagi iklan baru di televisi yang saya lihat, masih tentang cinta Indonesia. Mungkin langsung saja saya ajak Anda untuk Log In ke situs www.terimakasihku.com. Disana Anda bisa lihat foto-foto, video-video dan cerita inspiratif yang di-upload oleh orang lain yang tentunya berhubungan dengan Indonesia. Foto-fotonya menarik dan penuh makna, dan ceritanya menarik.


Anda tinggal daftar (sangat mudah), kemudian log in, dan Anda bisa mengedit profil Anda, upload foto hasil jepretan Anda sendiri atau upload video Anda tentang Indonesia tentunya.

Senin, 29 November 2010

Mie Kocok Bandung

Siapa yang bisa menolak makanan berupa mie yang disajikan  bersama ceker atau kaki sapi, tauge dan bawang goreng?
Mie Kocok Bandung

Nama makanan ini adalah Mie Kocok Bandung, rasanya yang gurih dan kenyalnya daging kaki sapi dan tetelan sapi membuat lidah orang yang menikmatinya bergoyang. Bumbu racikan khas Bandung dalam mie kocok ini membuat makanan yang satu ini dijadikan salah satu makanan yang harus Anda coba, ketika Anda berkunjung ke Bandung.

Salah satu kedai mie kocok yang saya sarankan salah satunya berada di sebelah Lapangan Si Dolig (Lapangan Tempat Latihan PERSIB). Disana mie kocok-nya terkenal sangat gurih, enak dan lezat. Tak heran kedai ini setiap harinya dipenuhi pelanggan yang ingin menikmati mie kocok ini.

Anda mungkin dari tadi bertanya-tanya, "Mengapa ko' diberi nama mie kocok?" Diberi nama mie kocok karena cara perebusannya yang dikocok-kocok ke air kaldu. Istilah ini serupa dengan istilah bahasa Jawa, Mie Ongklok. Perbedaan antara Mie Kocok dan Mie Ongklok adalah dari bumbunya saja.

Minggu, 28 November 2010

100% Love Indonesia

Mungkin akhir-akhir ini Anda sering kali mendengar di media elektronik bahwa kita harus cinta budaya Indonesia. Memang haruslah seperti itu adanya, kalau bukan kita sebagai bangsa Indonesia-nya sendiri, ya siapa lagi? Apakah kita harus menunggu budaya kita diklaim lagi bangsa lain? Malu kalau sampai banyak orang asing yang malah cinta budaya kita, sedangkan kita-nya sendiri acuh. Jangan sampai!

100% Cinta Indonesia
Upaya-upaya baik pemerintah maupun bangsa Indonesia yang cinta Indonesia sudah banyak. Apalagi akhir-akhir ini di televisi kita sering melihat logo seperti ini :


Dan Anda tahu? Hal seperti ini secara tidak langsung akan membawa perubahan bagi bangsa Indonesia. Apalagi bagi Anda orangtua yang mempunyai anak yang masih kecil, Anda bisa menanamkan slogan ini untuk anak Anda. Semua itu dimaksudkan tidak lain untuk kita sendiri sebagai bangsa Indonesia. Bila kita dan anak-anak kita sudah mulai mencintai semua hal tentang Indonesia , maka akan tercapai kemandirian ekonomi, kejayaan kebudayaan dan pariwisata,  kestabilan politik, dan keamanan pun terjamin.

Mungkin harapan itu masih jauh bila kita pikir dengan logika, tapi bila Tuhan berkehendak apa yang tidak mungkin? Dan be positive! Optimis pada masa depan.

Pas saya lihat iklan di televisi, ada satu iklan yang menarik hati saya. Disana ada sekumpulan pemuda yang berwisata kuliner. Scene pertama tentang sambal Indonesia dan scene kedua tentang kerupuk. Saya pikir iklan ini adalah iklan produk makanan sejenis kecap, ternyata ini iklan dari salah satu apa yang tadi saya bahas di atas. Dan di akhir iklan terdapat ajakan kita untuk gabung ke web-site-nya. Karena penasaran, saya langsung masuk saja ke web-site nya di http://www.darimulutkehati.com yang di dalamnya ada segudang referensi tentang kuliner khas Indonesia. Dan kesan pertama saya saat melihat web-site ini adalah "Menarik".

Selasa, 23 November 2010

Aneka Jenis Kalua

Kalua Jeruk
Makanan khas Bandung ini sangat manis, jadi cocok sekali untuk Anda pecinta makanan manis. Makanan ini termasuk makanan tradisional karena dari cara pembuatannya masih menggunakan alat konvensional dan juga metode atau cara olahnya pun masih sederhana.

Dan yang unik dari makanan ini adalah variasi jenisnya, yaitu ada Kalua Jeruk, Kalua Kacang Tanah (Kalua Su'uk), Kalua Pepaya dan Kalua Kelapa. Yang unik adalah Kalua Jeruk, pasti Anda pikir bahwa Kalu Jeruk ini adalah Jeruk biasa yang di proses seperti manisan. Tapi sebenarnya bahwa Kalua Jeruk itu terbuat dari kulit Jeruk Bali yang diproses bersama gula pasir. Anda bisa bayangkan, kulit Jeruk Bali yang Pahit bisa diubah menjadi manisan atau Kalua.

Kalua Kacang Tanah/Su'uk

Setiap jenis Kalua itu bentuknya berbeda-beda. Kalua Jeruk bentuknya kotak dadu dan berwarna cerah selain itu teksturnya juga agak kenyal seperti permen Jeli. Kalua Kacang Tanah/Su'uk bentuknya bulat pipih, kacang tanah dibalut gula merah yang manis, saat digigit rasa manis dan rasa gurih akan terasa. Kalua Pepaya dan Kalua Kelapa bentuknya hampir mirip dengan Kalua Jeruk, hanya saja yang membedakan adalah rasanya.

Anda bisa menemukan Kalua ini di daerah Pangalengan, Ciwidey, dan Cililin. Cocok sekali untuk dijadikan buah tangan sehabis dari tempat-tempat wisata dari Bandung.
Kalua Kelapa
Kalua Pepaya

Comro (Oncom Di Jero) dan Misro (Amis Di Jero)

Comro/Combro
Comro atau orang Sunda menyebutnya Combro adalah makanan khas Bandung yang terbuat dari singkong dan oncom. Kata Comro sendiri merupakan singkatan dari Oncom di jero atau dalam bahasa Indonesia Oncom di dalam atau dalam bahasa Inggris Oncom Inside ^.^.

Dari isiannya saja (oncom) sudah sangat Sunda sekali, jadi Comro tidak lain makanan khas Sunda dan banyak sekali terdapat di Bandung. Rasa comro ini gurih-gurih pedas, membuat sensasi tersendiri untuk orang yang memakannya. Comro ini sering ditemukan di tukang-tukang gorengan, tapi jarang sekali ditemukan di cafe-cafe atau di outlet-outlet makanan khas Bandung. Modifikasinya pun belum tampak dan ramai dibicarakan orang, mungkin hanya ada satu outlet makanan yang menyediakan camilan ini, yaitu di daerah Cihampelas, Kota Bandung. Di outlet ini comro disulap menjadi camilan ringan yang gampang dimakan tanpa harus takut belepotan minyak. Comro ini dimodifikasi menjadi Comet alias Comro Lemet atau Comro mini/kecil. Jadi satu suapan saja, kita sudah bisa merasakan rasa comro yang gurih. Jadi tak ada lagi alasan orang menganggap bahwa comro itu makanan kampungan. Toh, orang bule saja banyak yang beli Comro di outlet ini.

Misro
Selain Comro/Combro, ada juga jajanan yang hampir mirip dengan Comro, namanya Misro alias Amis di jero atau Manis di dalam, atau Sweet Inside.

Misro ini juga sama terbuat dari singkong, hanya saja isiannya itu adalah Gula Aren atau Gula Merah. Saat kita gigit (apalagi saat masih hangat) gula merahnya akan meleleh keluar seperti cokelat. Ya, bilang saja Misro ini adalah Comro versi manisnya.

Senin, 22 November 2010

Cireng (Aci digoreng)

Cireng
Ada satu keluarga gorengan lagi yang unik, namanya adalah Cireng alias Aci digoreng. Untuk Anda yang bukan orang Sunda mungkin sedikit bingung dengan nama ini. Aci dalam bahasa Indonesia adalah tepung tapioka atau tepung kanji. Jadi Cireng itu adalah Adonan tepung tapioka yang digoreng.

Bentuknya biasanya pipih dan lonjong. Rasanya gurih dan teksturnya kenyal. Paling enak dimakan dengan sambal oncom atau saus sambal.


Aneka Cireng Isi
Akhir-akhir ini sering kita temukan variasi dari cireng ini. Contoh yang paling terkenal adalah Cireng isi yang sekarang malah menyebar sampai luar Bandung dan bertebaran di Bogor. Cireng isi ini bentuknya bermacam-macam dan menarik, cireng isi ini berisi berbagai macam isian lezat, seperti oncom, daging sapi, daging ayam dan keju. 

Menurut para pengusaha cireng, permintaan cireng isi ini terus bertambah dan ini berarti cireng isi ini sekarang menjadi lahan bisnis yang menjajikan.

Resep Cireng
Berikut adalah resep membuat cireng

Bahan:

100 g tepung kanji
1 sdm tepung terigu
75 ml air
½ sdt merica bubuk
1 sdt garam
1 siung bawang putih, parut
30 g kedelai putih, rendam hingga lunak, tiriskan
1 batang daun bawang, iris halus
minyak goreng

Cara membuat:

-Aduk tepung dengan air, merica, dan garam hingga rata.
-Tambahkan bahan lainnya, aduk rata.
-Setelah adonan kalis, bentuk sesuai selera dengan tangan atau sendok.
-Goreng sesendok demi sesendok hingga kuning dan kering. Angkat dan tiriskan.


Source: http://islam-download.net/cara-mudah-cepat/cara-membuat-cireng.html#ixzz16V5Ry1y3





Gehu (Toge Tahu)

Gehu
Pada posting sebelumnya kita ketahui beberapa keluarga gorengan khas Bandung seperti Bala-bala, Gehu, Cireng, dan Comro. Di posting ini si GEHU lah yang akan jadi tokoh utamanya.

Gehu merupakan camilan yang berbahan dasar Tahu yang kemudian dicampurkan ke adonan terigu dan diisi dengan toge. Sederhana bukan? Tapi itulah ciri-ciri jajanan yang murah meriah, sederhana tapi berrasa! Dan itu semua hanya Indonesia yang punya alias MADE IN INDONESIA. Jadi hati-hati bila Anda jalan-jalan ke negara tetangga dan menemukan GEHU ini disana, berarti mereka lagi-lagi mengklaim punya kita.

Gizi yang terkandung di dalam gehu diantaranya adalah seratkalsiumvitamin B dan zat besi. Tapi sayangnya semua itu kadang dirusak dengan cara pemasakkan yang salah, bahkan yang berbahaya gehu ini digoreng dengan minyak yang telah berkali-kali dipakai (Jalantah kalau orang Sunda bilang). Tapi jangan khawatir, sekarang di Bandung sudah banyak pedagang Gehu yang sadar akan kesehatan. Dari cara pembuatannya sampai penyajiannya di perhatikan, jadi kita tak perlu lagi khawatir akan kebersihan dan mutu dari Gehu ini.

Gehu paling enak ditemani Cabe Rawit
Makanan ini juga sudah ada modifikasinya, contohnya Gehu pedas, Gehu Mayo, Gehu bumbu, dan lainnya. Gehu pedas ini bedanya dengan Gehu biasa adalah dari isiannya yang ditambahkan sedikit cabe rawit cincang, sedangkan Gehu Mayo adalah Gehu yang disiram saus Mayounaise, dan Gehu bumbu adalah Gehu yang dipotong dan di goreng kering dan di beri bumbu bubuk seperti bumbu Balado, Keju, BBQ dan lainnya. Sekarang Gehu juga tidak hanya dibalut adonan terigu saja, tapi ada juga Gehu yang dibungkus dengan sejenis kulit lumpia atau siomay.

Mungkin Gehu ini di Ibu kota juga akan kita jumpai, tapi identitasnya asli from Bandung! Jadi, Gehu adalah Kuliner from Bandung.





Minggu, 21 November 2010

Bala-Bala

courtesy : resepcampur.blogspot.com
Mungkin Anda warga luar Bandung saat pertama kali mendengar nama ini akan merasa aneh. Betapa tidak, dari semua camilan khas Bandung nama camilan inilah yang paling unik. Nama camilan ini adalah BALA-BALA. Terdengar aneh?

Bala-bala ini sesuai namanya yang dalam bahasa Indonesia artinya "Berserakan". Maksud berserakan disini adalah wortel dan kol pada bala-bala ini terlihat seakan berserakan. Bala-bala ini sebenarnya termasuk gorengan, terbuat dari terigu, air, garam, wortel dan kol. Kemudian dicampurkan hingga jadi adonan, setelah itu digoreng hingga matang kecokelatan. Soal rasa sih relatif, tergantung selera. Tapi kebanyakkan orang sih bilang ENAK.^.^

the Bala-bala
Sekarang ini sudah ada modifikasi dari Bala-bala, ada yang spesial dengan telur, bahkan ada yang manis juga. Tapi sayangnya bala-bala ini masih sangat jarang ditemui di cafe-cafe, seringnya kita lihat di pinggiran jalan, di kantin-kantin sekolah, dan  di pinggiran-pinggiran kota saja.

Biasanya bala-bala dijajakan bersama kawan-kawannya, yaitu Gehu, Cireng, Comro dan Pisang Goreng.

Peuyeum

Peuyeum Bandung
Makanan yang terbuat dari singkong ini rupanya sudah menjadi ikon makanan sunda. Meski banyak pilihan jajanan, peuyeum Bandung masih menjadi salah satu oleh-oleh yang paling dicari wisatawan. Aroma dan rasa yang khas dari makanan berbahan dasar singkong ini digemari warga dalam dan luar kota. Tak hanya dimakan secara langsung, modifikasi peuyeum ( tape ) pun banyak ditawarkan dan digemari. Seperti Peuyeum bol yang sekarang ini sering kita temui baik di pinggiran jalan, maupun di cafe-cafe elit di Bandung.


Peuyeum
Sentra pembuatan peuyeum yang paling terkenal berada di Cimenyan, wilayah yang berada di kawasan Bandung Utara itu menjadi salah satu sentra pembuatan peuyeum yang tersebar di sejumlah tempat wisata Kota Bandung. Salah satu tempat pembuatanpeuyeum yang cukup besar, berada di Kampung Kasimukan, Desa Mandala, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.



Sedikitnya 2 ton singkong diproses untuk dibuat menjadi peuyeum. Proses pembuatan peuyeum cukup sederhana. Singkong dibersihkan dari kulitnya dan direbus 2 kali dengan menggunakan kayu bakar selama sejam setengah dan rebusan kedua selama sejam. Dengan 2 kali rebusan, singkong akan lebih empuk dan bagian getahnya hilang. Setelah itu, singkong ditiriskan dan siap dibalur ragi. Proses peragian memakan waktu selama 3 hari. Pada hari ketiga, peuyeum siap untuk dipasarkan. (Sumber PR)

Makanan ini bila kita perhatikan memang sangat unik. Dari proses pembuatannya saja terlihat unik. Bahkan Andapun dapat membuat tape sendiri, karena caranya tidaklah sukar. Anda bisa dapatkan resepnya disini.













Batagor

Batagor
Siapa yang tidak tergoda dengan makanan yang terbuat dari tepung tapioka, tahu, dan ikan yang kemudian disiram bumbu kacang yang gurih?


Batagor alias Bakso Tahu Goreng merupakan jajanan khas Bandung yang wajib Anda beli ketika berkunjung ke Bandung. Baik di Kota Bandung atau Kabupaten Bandung pun, jajanan ini ada. Banyak sekali pedagang-batagor di Bandung, ada yang pakai gerobak sampai berbentuk restaurant keren pun ada. 




Sepertinya makanan ini sudah mendarah daging dengan warga Bandung.


Batagor RIRI
Dulu makanan ini pernah dipandang sebelah mata sebagai jajanan orang kelas menengah ke bawah. Tapi seiring berkembangnya zaman, sekarang batagor ini malah menjadi lahan bisnis yang menggiurkan. Contohnya sih seperti BATAGOR RIRI. Bisnisnya berkembang semakin besar, bahkan tempat makan ini merupakan salah satu wisata kuliner wajib buat orang yang berkunjung ke Bandung. Bahkan banyak artis yang sudah mencoba makan disana.


bakso tahu goreng
Tapi tak salah juga Anda untuk mencoba jajan batagor di pinggir-pinggir jalan. Biasanya sangat ramai di malam hari, saat mahasiswa di Bandung mencari makanan. (Bisa sambil ngeceng!^o^).


Agar tidak penasaran, Anda coba saja sendiri. (Dijamin enak)...

more info about tempat jajan batagor di bandung.

Jumat, 05 November 2010

Mandi Uap di Kawah Kamojang

Kawah Kereta Api
Courtessy : ybandung
Kawah Kamojang

Pembangkit Listrik
Nama Kamojang mungkin sudah pernah Anda dengar sebelumnya karena di tempat inilah untuk pertama kalinya dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Panas bumi (Geo-Thermal) di Indonesia. Namun, sudahkah Anda berwisata ke kawah Kamojang?


Pengalaman berjalan di antara semburan uap panas bumi itulah yang akan Anda temui di Kamojang. Secara rutin, kawah-kawah itu diperiksa sehingga tidak membahayakan bagi pengunjung. 


Kawasan wisata Kamojang ini terletak hanya sekitar 40 km di selatan Kota Bandung. Dari Kota Bandung, jalur yang bisa ditempuh adalah melalui Rancaekek, kemudian ke Kecamatan Majalaya. Dari Kecamatan Majalaya inilah Anda bisa bertanya mana jalan yang menuju Kamojang. Karena jalan di sekitar pusat kecamatan ini memang cukup ruwet, sebaiknya Anda bertanya setelah berada tak jauh dari alun-alun Majalaya.

Selain melalui Majalaya, Kamojang juga dapat ditempuh dari arah Kota Garut. 


Jalan melalui Majalaya medannya cukup berat karena terus menanjak, dan mendekati Kamojang, jalannya berbelok-belok tajam sambil terus menanjak. Kendaraan bertenaga kuda kecil (1.000-1.300 cc) dengan jumlah penumpang banyak sebaiknya tak melewati jalur ini karena beberapa kali terjadi kendaraan yang merosot mundur karena tak kuat menanjak. Tapi setelah semua perjuangan dan ketegangan, di perjalanan mendekati lokasi Anda akan disuguhi sebuah gedung yang sangat indah. Coba lihat saja sendiri.



Pembangkit Listrik Tenaga Panas Kamojang
Jika melalui Garut, jalan yang harus ditempuh lebih landai sehingga relatif bisa dilalui kendaraan kelas apa pun. Jarak dari Kota Garut ke Kamojang sekitar 25 kilometer. Tiket masuk ke kawasan ini tidak mahal. Hanya Rp 2.000 per orang, dan Rp 3.000 untuk parkir mobil. Selebihnya, Anda tidak perlu mengeluarkan uang lagi, kecuali menggunakan kamar mandi dan menikmati makanan-minuman di warung yang ada di sana.


Courtesy : ybandung
Luas Taman Wisata Cagar Alam Kamojang sekitar 10 hektar, tetapi saat ini yang digunakan seluas 7,8 hektar. Di sini terdapat 23 kawah, dua di antaranya berbentuk danau dengan asap yang mengepul dari permukaan airnya. Di sini juga terdapat "kawah kereta api" yang sebenarnya adalah bekas sumur panas bumi yang digali pada zaman Belanda. Uap yang keluar dari sumur ini dari jarak 200 meter pun masih terdengar nyaring, menunjukkan betapa kuatnya tekanan dari perut Bumi.

Kawah kereta api inilah yang akan dilalui wisatawan yang hendak melakukan petualangan ke kawah-kawah lain di Kamojang. Namun, jika Anda tak terbiasa melakukan perjalanan jauh, perjalanan bisa dihentikan di kawah Hujan. Di kawah ini biasanya para wisatawan menikmati panasnya uap langsung dari perut Bumi, bersauna dari sumber alami. Sayang, karena tempatnya belum ditata, tak ada tempat bagi banyak orang untuk menikmati mandi uap itu. Jadi, bersabarlah menunggu giliran.

Mandi uap itu tidak lama. Sekitar 10 menit Anda sudah cukup mandi keringat. Konon, mandi uap di sana berkhasiat menghilangkan sejumlah penyakit, seperti tekanan darah tinggi, sakit-sakit persendian, dan rematik.

Jika ingin menikmati malam di tengah rimbunnya hutan Kamojang, di sana hanya tersedia satu cottage berkamar satu, bertarif Rp 150.000 per malam. Namun, di sini Anda harus memasak makanan sendiri karena tak ada tempat makan yang buka pada malam hari. Kelompok-kelompok petualang muda bisa berkemah di Taman Wisata Kamojang.

Selain kawah-kawahnya yang mengagumkan, di sekitar Kamojang juga banyak satwa langka yang bisa dijumpai kalau Anda beruntung. Di cagar alam ini, berdasarkan hasil penelitian, masih ada macan tutul, trenggiling, surili, lutung, ayam hutan, monyet, dan beraneka jenis burung. Jadi, bawalah teropong jika Anda ingin melihat satwa itu lebih dekat.

Tunggu apa lagi. Jadikanlah perjalanan ke Bandung lebih lengkap dengan mengunjungi kawasan Kamojang. Sekaligus di sini pula Anda bisa melihat sumur-sumur panas bumi dan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Kamojang.


(Sumber : http://navigasi.net/)

Nikmati Udara Sejuk Punclut

View Punclut
Segarnya Punclut

Punclut dikenal dengan kawasan rekreasi wisata alami yang ramai dan dikenal banyak orang. Punclut ini terletak di kawasan Puncak Ciumbuleuit Utara, Kota Bandung. Wilayah ini merupakan dataran tertinggi paling dekat dengan kota Bandung, yang juga merupakan paru-paru udara kota Bandung seluas 286 Hektar. Jaraknya kurang lebih 9 km dari pusat kota Bandung. Letak strategis itulah yang menjadikan kawasan Punclut sebagai salah satu daerah wisata favorit kaum urban di akhir pekan. 


Udara di kawasan ini sangat segar dan dingin, suhu udara berkisar antara 15oC – 22oC di siang hari, dan 9oC – 16oC di malam hari. Bahkan, jika saat subuh ke sini , kita masih bisa melihat kabut yang beranjak naik ke udara. 


Courtesy : cantigi.wordpress.com
Akses transportasi sangat baik, mulai sejak depan Rumah Sakit Dr. M. Salamun hingga stasiun repeater RRI, dengan permukaan jalan beton cor. (RRI – Lembang permukaan jalan aspal) lebar jalan rata-rata 3-4 meter berbatasan langsung dengan sisi jurang yang bervariasi(!). 


Di kawasan ini kita bisa melihat pemandangan Dago dan sekitarnya, bahkan Gunung Malabar pun terlihat. Spot yang paling tepat untuk melihat pemandangan ada di dragon view spot (patung naga) yang kurang lebih 100 m sebelum puncak kawasan Punclut, luar biasa dan rasanya sulit diungkapkan. Atau bila ingin sambil santai, di depan stasiun repeater RRI ada lebih dari 10 rumah makan lesehan masakan khas sunda dengan view langsung danau purba kota Bandung.


Nasi Timbel Merah Komplit
Kuliner yang paling terkenal disini adalah Sangu Beureum (Nasi Merah)nya. Nasi yang didatangkan dari Subang ini memang sangat pulen, jadi tak heran bila banyak pengunjung yang tak segan untuk minta tambah. Lauknya sih kita bisa pilih, ada ayam goreng, tempe dan tahu goreng, ikan asin, sampai lalab dan sambel nya. Apalagi bila kita sudah cape berkeliling di daerah Punclut ini, makan pun jadi terasa nikmat. ^.^
Pemandangan Malam Hari


Ada lagi yang istimewa disini adalah pemandangan di malam harinya. Gemerlap lampu Kota Bandung bisa kita lihat dari sini pada malam hari. Sambil ditemani makanan kecil seperti ketan bakar atau jagung bakar akan lebih nikmat. 


Yang paling rame sih biasanya malam minggu. Banyak sekali muda-mudi atau mahasiswa dari Kota Bandung datang kemari. (Bisa sambil ngeceng.. ^.^)


Punclut
Di hari Minggu nya, banyak orang-orang yang berolahraga atau sekedar menikmati udara segar di sini.


Malabar terlihat dari Punclut
Bisa jadi salah satu pilihan liburan kan?!...

Kamis, 04 November 2010

Berkemah Sekaligus Melihat Rusa!

Bumi Perkemahan Rancaupas
Bumi Perkemahan Rancaupas
Rancaupas

Bumi perkemahan Rancaupas, sekitar 43 km sebelah Selatan dari kota Bandung tepatnya di areal Gunung Patuha, merupakan kawasan yang sering dijadikan oleh pecinta alam sebagai area berkemah. Kawasan camping ground ini memiliki area yang sangat luas, rawa dan hutan yang cukup lebat. Di kawasan ini pun terdapat pemandian air panas alami.


Rusa-rusa di Penangkaran
Pada hari–hari libur, lokasi ini banyak dikunjungi para pecinta alam dari Bandung, bahkan dari luar kota. Mereka sengaja datang untuk merasakan alam Ciwidey yang sejuk. Warung–warung makan juga terdapat disini, sehingga kita tidak perlu bingung bila mendadak kita merasa lapar.

Bila kita bermalam di Rancaupas, lebih baik kita mempersiapkan sleeping bag dan jaket, karena suhu udara di malam hari bisa mencapai 10ÂșC, dan biasanya akan lebih dingin lagi dikala hari menjelang pagi. Yang menarik lagi adalah selain sebagai bumi perkemahan, Rancaupas juga merupakan tempat penangkaran rusa.

Begitu memasuki Ranca Upas, disebelah kiri, akan tampak kandang yang cukup besar untuk menangkar rusa, dengan menara pandang tepat di atas kandang, pengunjung dapat leluasa melihat pemandangan gunung yang menawan dan hamparan padang rumput yang cukup luas serta rusa-rusa disana.
Basa-basi Penangkaran!^.^
Sudah terbayangkah Ranca Upas seperti apa? Jika belum, datang saja langsung!