Minggu, 20 Februari 2011

Perayaan Cap Go meh di Kota Bandung

Tanggal 19 Februari kemarin, diselenggarakan acara arak-arakan yang berlangsung dari Jalan Cibadak, Jalan Sudirman dan kembali lagi ke Jalan Cibadak. Arak-arakan ini adalah sebuah perayaan Cap Go Meh atau 15 hari terkahir serentetan acara Imlek. Sehingga saat itu beberapa kendaraan yang melewati jalan yang akan dilalui oleh arak-arakan terpaksa  harus di alihkan ke beberapa jalan lainnya dan memutar. Belum lagi kemacetan kendaraan karena saat itu bertepatan dengan week end.

Arak-arakan menimbulkan macet
Courtesy : Pikiran Rakyat Online
Banyak sekali warga Bandung dan warga etnis Tiong Hoa berkumpul di sepanjang jalan yang akan di lalui arak-arakan. Saking banyaknya orang yang berkerumun, acara ini diamankan oleh kepolisian dari Polsekta Andir.

Rute arak-arakan ini berawal di Jalan Cibadak ke Jalan Klenteng, kemudian ke Jalan Kebon Jati, lalu singgah sebentar di Paskal Hyper Square (Pasir Kaliki Hyper Square) kemudian dilanjutkan kembali ke Pasar Baru dan berlanjut ke Jalan Otista lalu ke Jalan Sudirman dan  kembali lagi ke Jalan Cibadak. Total jarak yang ditempuh arak-arakan ini kurang lebihnya adalah 5 kilometer.

Becak pun ikut arak-arakan
Courtesy : pikiran rakyat online


Menariknya di arak-arakan ini bukan hanya terdapat Barongsai dan Liong saja, tapi becak pun ikut rombongan arak-arakan ini.






Selasa, 08 Februari 2011

Pitsa Cone : Pizza Kerucut

Pitsa Cone
Courtesy : destrianti.blogspot.com
Sekarang Anda bisa mendapatkan sensasi baru saat makan pizza. Di Kota Bandung tepatnya di kawasan Dago terdapat makanan unik yang bernama "Pitsa Cone". Penamaan Pitsa Cone disesuaikan dengan lafal orang Sunda yang selalu menyebut Pizza dengan Pitsa.

Pitsa Cone ini dibuat pada sebuah roti pizza yang berbentuk corong dengan tinggi kira-kira 14 cm dan 6 cm. Dengan empat pilihan topping yang tersedia, yaitu beef lover, chicken lover, mushroom atau jamur dan chicken mushroom.

Usaha yang dikelola oleh seorang wanita berumur 27 tahun bernama Nia D Permana ini sekarang sangat digandrungi oleh mahasiswa Bandung. Karena harga per buahnya terhitung sangat murah sekali, hanya berkisar Rp 8.000,- saja.

Proses pengolahan Pitsa Cone ini terlihat mudah sekali. Pertama Roti pizza yang berbentuk corong dilumuri dengan saus khas itally. Kemudian bahan isian seperti paprika, jamur, daging ayam atau daging sapi diaduk rata, lalu dimasukan ke roti yang sudah dilumuri saus tadi. Setelah itu ditaburi keju parut dan keju mozarella, dan terakhir dimasukan ke dalam oven yang di dalamnya sudah ada tempat khusus untuk menyimpan Pitsa Cone selama dua menit saja sampai kejunya meleleh.

Pitsa Cone
Courtesy : foto.detik.com
Suasana Pelayanan di Pitsa Cone
Courtesy : foto.detik.com
Pencampuran Topping Pitsa Cone
Courtesy : foto.detik.com
Setelah semua selesai, Pitsa Cone siap disajikan. Paling enak disajikan saat masih panas.





Minggu, 06 Februari 2011

Martabak San Fransisco

Baligo Martabak San Fransisco
Apa yang ada dipikiran Anda ketika mendengar kata San Fransisco? Jembatan di Amerika? Atau mungkin kota yang indah di Amerika? Tapi apa jadinya kalau ada Martabak San Fransisco?

Bukan Matabak yang ada di San Fransisco di Amerika melainkan ada tempat makan namanya "Martabak San Fransisco". Terletak tepatnya di Jalan Burangrang No 42 Bandung, tempat makan ini selalu dipenuhi oleh penikmat kuliner baik dari Bandung maupun luar Bandung. Apa lagi ketika malam hari, tempat ini selalu dipenuhi oleh muda-mudi yang sekedar nongkrong dan ada juga keluarga yang menghabiskan waktu bersama disini.

Usaha Martabak ini dirintis tahun 1967 oleh Bapak Ajun. Sedangkan nama San Fransisco itu diambil dari lagunya Scott Mckenzie yang merupakan lagu memori indah dari Bapak Ajun dan istrinya yang sekarang meneruskan usaha dari Bapa Ajun yang lebih dulu berpulang. Semakin lama semakin berkembang, hingga akhirnya menjadi Pujasera dimana terdapat beberapa penjual makanan dan minuman disini, seperti surabi dan aneka jus.

Jangan heran kalau tempat ini selalu penuh, karena martabak disini terkenal enak dan tebal. Apa lagi bila kita makan martabak andalan disini yaitu "Martabak Manis Spesial Campur" yang topingnya adalah keju dan cokelat kacang. Selain itu martabak manis, martabak asin disini juga terkenal juara.
Martabak Manis
Martabak Topping Kacang dan Cokelat
Martabak Asin
Topping Full Keju
Untuk harga memang kita harus merogoh kocek agak dalam, Tapi untuk kepuasan merasakan kuliner yang lezat, tidak ada salahnya, kan? Lagi pula satu martabak tidak akan habis untuk Anda sendiri. Mungkin perlu 3-4 orang untuk menghabiskan martabak disini (Kecuali untuk Anda yang punya perut dengan kapasitas besar).

Untuk Anda yang membawa kendaraan jangan khawatir, disini tersedia lahan parkir yang cukup luas.
Martabak Spesial

Martabak San Fransisco ini juga membuka cabang di Jalan Karapitan No 7G dengan waktu buka dari jam 4 sore sampai jam 12 malam. Tak kalah ramenya dari Martabak San Fransisco di jalan Burangrang.

Jadi, buat anak-anak muda dan keluarga bahagia yang suka memburu kuliner lezat, tempat ini bisa jadi referensi bagi Anda. Semoga berguna... ^.^