Minggu, 21 November 2010

Peuyeum

Peuyeum Bandung
Makanan yang terbuat dari singkong ini rupanya sudah menjadi ikon makanan sunda. Meski banyak pilihan jajanan, peuyeum Bandung masih menjadi salah satu oleh-oleh yang paling dicari wisatawan. Aroma dan rasa yang khas dari makanan berbahan dasar singkong ini digemari warga dalam dan luar kota. Tak hanya dimakan secara langsung, modifikasi peuyeum ( tape ) pun banyak ditawarkan dan digemari. Seperti Peuyeum bol yang sekarang ini sering kita temui baik di pinggiran jalan, maupun di cafe-cafe elit di Bandung.


Peuyeum
Sentra pembuatan peuyeum yang paling terkenal berada di Cimenyan, wilayah yang berada di kawasan Bandung Utara itu menjadi salah satu sentra pembuatan peuyeum yang tersebar di sejumlah tempat wisata Kota Bandung. Salah satu tempat pembuatanpeuyeum yang cukup besar, berada di Kampung Kasimukan, Desa Mandala, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.



Sedikitnya 2 ton singkong diproses untuk dibuat menjadi peuyeum. Proses pembuatan peuyeum cukup sederhana. Singkong dibersihkan dari kulitnya dan direbus 2 kali dengan menggunakan kayu bakar selama sejam setengah dan rebusan kedua selama sejam. Dengan 2 kali rebusan, singkong akan lebih empuk dan bagian getahnya hilang. Setelah itu, singkong ditiriskan dan siap dibalur ragi. Proses peragian memakan waktu selama 3 hari. Pada hari ketiga, peuyeum siap untuk dipasarkan. (Sumber PR)

Makanan ini bila kita perhatikan memang sangat unik. Dari proses pembuatannya saja terlihat unik. Bahkan Andapun dapat membuat tape sendiri, karena caranya tidaklah sukar. Anda bisa dapatkan resepnya disini.













Tidak ada komentar:

Poskan Komentar